SINGAPURA (liga335) — Seorang pria berkewarganegaraan China dijatuhi hukuman 20 bulan penjara oleh pengadilan Singapura setelah terbukti melakukan pencurian di dalam pesawat Singapore Airlines, menargetkan penumpang kelas bisnis dengan tujuan mengambil barang‑barang bernilai tinggi.

Identitas Pelaku & Kronologi Kejadian
Pria tersebut bernama Liu Ming, berusia 26 tahun, yang naik pada penerbangan Singapore Airlines SQ495 dari Dubai menuju Singapura pada 7–8 Agustus 2025. Dalam persidangan ia mengaku bersalah atas satu dakwaan pencurian.

Menurut jaksa, Liu bukan sekadar penumpang biasa — ia dibayar oleh sindikat kriminal dan membeli tiket untuk duduk di kelas bisnis dengan tujuan mengincar barang milik penumpang lain yang bernilai tinggi.

Modus Operandi Pencurian
Pada dini hari 8 Agustus 2025, setelah layanan makan selesai dan lampu kabin diredupkan, Liu berjalan ke kompartemen bagasi di atas kursi seorang penumpang Azerbaijan berusia 52 tahun yang tengah tertidur. Ia kemudian mengambil tas kabin tersebut dan membawanya ke tempat duduknya sendiri.

Namun, istrinya yang duduk satu baris di depan Liu melihat tindakan mencurigakan tersebut, lalu menegurnya dan segera melaporkan kejadian itu kepada awak kabin. Menyadari perbuatannya ketahuan, Liu kemudian meletakkan kembali tas itu ke dalam kompartemen tanpa sempat mengambil isinya.

Sekalipun Liu berdalih bahwa ia “salah mengambil tas karena bingung”, pemeriksaan menunjukkan bahwa tas yang diambilnya berbeda bentuk dan bahan dengan tas miliknya sendiri, yang disimpan di kompartemen atas kursinya.

Isi Tas & Nilai Barang
Tas milik korban itu berisi berbagai barang berharga dengan nilai total lebih dari S$100.000 atau sekitar US$78.000, termasuk:
✅ Uang tunai sekitar S$12.000
✅ Laptop Huawei
✅ 56 batang cerutu bernilai ribuan dolar
✅ Jam tangan mewah merek Chopard dan Audemars Piguet
Walaupun tidak ada barang yang hilang karena tindakan cepat istri korban, nilai total barang tersebut menunjukkan potensi kerugian besar jika pencurian itu berhasil.

Penangkapan & Proses Hukum
Setibanya di Bandara Changi, Singapura, Liu ditangkap oleh pihak berwenang dan kemudian diadili. Jaksa menekankan bahwa kasus ini bukan semata tindakan individual, tetapi merupakan bagian dari fenomena yang lebih luas — kejahatan terorganisir yang menargetkan penumpang internasional di dalam pesawat.

Menurut hukum Singapura, tindak pidana pencurian di dalam pesawat dapat dihukum hingga tiga tahun penjara, denda, atau kombinasi keduanya. Akhirnya, Liu dijatuhi 20 bulan penjara sebagai upaya untuk memberikan efek jera dan menjaga citra industri penerbangan Singapura.

📌 Catatan Keamanan Penerbangan: Insiden ini menjadi salah satu dari beberapa kasus pencurian di udara yang makin mendapat perhatian otoritas dan maskapai, sehingga penumpang dianjurkan lebih waspada terhadap barang‑barang berharga mereka selama penerbangan internasional.

By admin